
Sudah lama sektor pertanian menjadi perhatian, baik dalam wacana pembangunan ekonomi nasional maupun dalam janji-janji politik. Namun, realitanya, sebagian besar petani Indonesia masih terjebak pada kondisi yang stagnan: penghasilan rendah, keterbatasan lahan, fluktuasi harga, dan akses pasar yang terbatas.
Salah satu solusi strategis yang dapat membawa lompatan berarti adalah dengan mendorong industrialisasi pertanian melalui penguatan sektor industri agro. Industri agro adalah kegiatan pengolahan hasil pertanian, perkebunan, dan peternakan menjadi produk olahan bernilai tambah—baik untuk konsumsi dalam negeri maupun ekspor

